Modul 6 membahas hubungan antara penggunaan AI, kepercayaan audiens, strategi keterlibatan, dan keterampilan jurnalis. Topik pertama berfokus pada transparansi penggunaan AI dan cara ruang redaksi menjelaskan alat, tugas, pengawasan manusia, serta manfaatnya kepada publik. Pembahasan deepfake tidak mengulang teknik verifikasi Modul 4, tetapi menyoroti dampaknya terhadap kepercayaan audiens. Topik kedua menggunakan konsep algoritma rekomendasi dan metrik audiens yang telah dibahas pada Modul 3 sebagai landasan untuk menyusun strategi keterlibatan. Fokusnya adalah menggunakan data untuk memahami audiens tanpa menyerahkan keputusan editorial kepada metrik, termasuk ketika menghadapi personalisasi dan risiko ruang gema. Topik ketiga berfokus pada kesiapan jurnalis menghadapi perubahan pekerjaan. Setelah prinsip kendali manusia dan etika dibahas pada Modul 1 dan Modul 5, peserta diajak memetakan keterampilan yang perlu diperkuat yaitu literasi AI, verifikasi, literasi data, kemampuan editorial, dan keterampilan berpusat pada manusia, serta menyusun rencana pengembangan diri.
materi sangat menarik
Modul 6 ini merupakan pengembangan dan penjelasan dari 5 modul sebelumnya. Dengan ini membuat kita lebih paham dengan materi dan poin tujuan pembelajaran. Terima kasih SBG, Alunjiva, dan seluruh pemateri pun moderator.
Terimakasih, semoga ilmu yang diberikan dapat saya salurkan ke rekan kerja saya dan organiasasi wartawan yang saya naungi juga. Mohon dukungannya ya Kakak kakak dan pembimbing semuanya......
Hal terpenting tetap kemampuan jurnalis dalam melakukan verifikasi, menjaga etika, memberikan konteks, dan mempertanggungjawabkan setiap informasi yang dipublikasikan. Materi yang diberikan relevan dengan tantangan jurnalistik saat ini dan dapat diterapkan dalam kerja redaksi sehari-hari. TERIMAKASIH
Terima kasih materi sangat mencerahkan. Semoga keilmuan ini bisa diterapkan secara bijak dan konsisten di media yang kami bangun. InsyaAllah.
Copyright © Setaraberdaya.com. All Rights Reserved.